Software Pembobol dan Penyadap Ponsel GSM – Ponsel atau telepone genggam adalah saat ini sudah menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Apalagi bagi kalangan birokrat dan pembisnis, ponsel adalah alat komunikasi utama. Bagi kalangan pelaku bisnis internet dan bisnis online, ponsel tidak menempati peranan sangat penting, karena mereka memantau bisnis hanya dengan modal usaha akses internet yang ada. Ini sangat kebalikan dengan pelaku bisnis di dunia nyata, ponsel adalah penting untuk memonitor dan mengetahui setiap saat pergerakan usaha dan bisnis kita.
Kembali ke topik awal yaitu software pembobol dan penyadap ponsel GSM, telah diberitakan Seorang peneliti keamanan telah berhasil mendemokan cara membobol dan menyadap panggilan ponsel di dekatnya hanya dengan 2 software yang dibutuhkan.
Jika aplikasi atau software yang dibutuhkan itu sudah tersebar, menyadap panggilan telepon akan menjadi ranahnya para Script Kiddies alias bisa dilakukan oleh siapapun yang mau, cukup dengan mengunduh piranti lunak yang ada di internet.
“GSM Hacking sudah memasuki tahap script kiddie, sama seperti Wi-Fi Hacking beberapa tahun lampau ketika orang di mana-mana mudah sekali membobol Wi-Fi tetangganya,” ujar Karsten Nohl, ahli kriptografi dan peneliti keamanan di Security Research Labs.
Menurut Nohl, dengan makin tersebarnya piranti lunak itu, pihaknya berharap industri akan beralih ke enkripsi yang lebih aman. “Sama seperti Wi-Fi, ketika mereka beralih ke enkripsi WPA. Semoga itu juga akan terjadi di GSM,” ujarnya.
Apa saja Software Pembobol dan Penyadap Ponsel GSM yang digunakan ? Berikut adalah dua di antaranya :
- Kraken, software ini akan diedarkan pada Black Hat Security Conference di Las Vegas. Kegunaan software ini adalah untuk mengambil secret key dalam enkripsi pesan SMS dan percakapan suara dalam waktu kurang dari 30 detik. Pengembangnya tak lain dari Frank A. Stevenson, yang terkenal sebagai pembobol enkripsi CSS pada keping DVD.
- AirProbe, versi terbaru software ini juga akan disebarkan pada acara yang sama. AirProbe disebut mampu merekam sinyal digital yang lewat antara menara BTS dengan ponsel. Digabungkan dengan GNU Radio, AirProbe bisa mengambil data yang ada secara real time dan menyimpan hanya paket yang dibutuhkan untuk penyadapan.
Selain itu, peneliti keamanan dan forensik komputer The Grugq telah menjelaskan adanya kelemahan pada sistem GSM. Dan kelemahan tertentu bahkan bisa dieksploitasi dengan memanfaatkan perangkat genggam saja.
Lewat serangan bernama RACHell, pelaku bisa menghujani menara BTS dengan RAC Request hingga ambruk (tak berfungsi). Teknik lain, dengan sebutan IMSI Detach, bisa mencegah ponsel tertentu untuk menerima SMS dan panggilan suara selama nomor ponsel itu diketahui.
Tentu didunia ini tidak ada sistem buatan manusia yang benar-benar aman tentunya, yang harus kita lakukan adalah terus berhati-hati. Semoga informasi ini bermanfaat dan salam sukses buat bisnis internet dan bisnis online kita.
Ref : detikinet.com














































































































