Showing posts with label Harian. Show all posts
Showing posts with label Harian. Show all posts

Jokowi Berikan Masukan Kepada Warga Kalimantan Barat Jelang Pilkada 2018

Tahun depan ada sekitar 170 Provinsi, kota, dan kabupaten yang mengadadak pilkada serentak. Pimpinan negara Indonesia, Ir Joko Widodo menyampaikan pesan untuk masyarakat Kalimantan Barat.

Jokowi Berikan Masukan Kepada Warga Kalimantan Barat Jelang Pilkada 2018

"Saya titip pesan pada seluruh masyakarat Indonesia terutama Kalimantan Barat. Sebab tahun mendatang akan digelar pilkada  baik bupati, walikota, dan gubernur yang jumlahnya kisaran 171 daerah. Saya hanya ingin mengingatkan bahwa pilkada dilakukan sekali dalam 5 tahun, maka dari itu pilihlah pemimpin yang baik serta bijaksana dalam segala keputusan," ucap orang nomor satu Indonesia di depan masyarakat Kalimantan Barat.

Pak Jokowi sangat menegaskan bahwa warga harus betul-betul menentukan pemimpin yang baik. Jangan sampai warga dapat dengan mudah diadu oleh para elit politik. Jadi, jangan mudah untuk terprovokasi serta dihasut dengan iming-iming apapun.

"Jangan sampai gara-gara pilkada justru akan menimbulkan perpecahan di antara kampung ataupun desa dan daerah," tambah Pak Jokowi.

Takut Menanggung Malu, Seorang Mahasiswi Asal Fakultas Samarinda Gugurkan Kandungannya

Seorang wanita dari sebuah universitas Samarinda melakukan tindakan aborsi. Wanita dengan inisial TS (21 tahun) tak ingin menanggung malu di hadapan orang tua ataupun kerabat dekat. Tanpa pikir panjang, akhirnya ia gugurkan lah bayi yang dikandung.

Takut Menanggung Malu, Seorang Mahasiswi Asal Fakultas Samarinda Gugurkan Kandungannya

Saat diperiksa, TS mengakui beberapa kali pernah melakukan hubungan badan di luar nikah. Namun, terhitung sejak Agustus dia tidak lagi mengalami menstruasi. Karena dilanda rasa takut, dia kemudian memesan pil penggugur secara online.

TS mulai rutin mengkonsumsi sejak 23 Desember. Pil yang ia beli waktu konsumsinya berbeda-beda, ada yang persetengah jam, tiga jam, sampai satu pil perhari.

Orok bayi tersebut akhirnya keluar, saat ia pergi buang air kecil di kamar mandi kostnya. Ia langsung menyiramkan sejumlah air ke dalam kloset. Nahas, pembuangan tersebut terhubung ke kloset yang berada di lantai satu.

Penjaga kost yang rutin membersihkan kamar mandi akhirnya menemui kloset yang macet dan ternyata penyebabnya ialah sebuah orok yang telah digugurkan. Kemudian penjaga tadi segera melaporkan ke pihak yang berwajib.

Sejak dibuatnya laporan, pihak polisi sudah mengamankan TS beserta pasangannya yang diduga kuat merupakan ayah dari cabang bayi yang telah diaborsi. Kedua pasangan sudah menjalani pemeriksaan, tetapi status mereka hanya sebagai terperiksa. Nantinya bila sudah berubah sebagai tersangka akan terjerat UU kesehatan dan tindakan aborsi.

Sindir Pemerintah Pelaihari, Masyarakat Tanam Pohon Pisang Pada Jalan Berlubang

Beberapa hari yang lalu terjadi momen unik, beberapa warga daerah Pelaihari, Tanah Laut melakukan penanaman pohon pada jalan yang berlubang. Penanaman pohon pisang ini ditujukkan untuk pemerintah yang dinilai kurang memperahatikan kondisi jalanan. Lubang-lubang di jalan sekitar Tugu Angsau tersebut kerap menimbulkan kecelakaan.

Warga Pelaihari Melakukan Penanaman Pohon Pisang Pada Jalan yang  Berlubang

"Malam kemarin, saya melewati jalan sekitar Angsau dan terperosok ke dalam lubang. Pandangan kabur akibat kurangnya penerangan cahaya di sekitar SPBU Tugu Angsau," ungkap salah satu warga Balarejo.

Ternyata tak sampai pada jalan berlubang, lampu-lampu penerang jalan juga tidak berfungsi. Kerusakan terus merambah ke infrastruktur umum lainnya, namun sampai sekarang belum ada tindakan dari pemerintah kota Pelaihari.

Selain di Tugu Angsau, kondisi berlobang juga ditemui di ruas jalan Atuatu, sekitaran Tugu PKK, bahkan ada bahu jalan yang mengalami longsor. Dengan banyaknya lubang tentu akan membahayakan para pengguna jalan, terlebih lagi jika diguyur hujan.

Masyarakat berharap pemerintah Tanah Laut segera mungkin menutup jalan yang berlobang, setidaknya dengan adonan pasir dan semen. Tetapi, hingga kini tidak ada tanggapan atau konfirmasi dari pemerintah mengenai keluhan dari masyarakat.

Kota Tarakan Diguncang Gempa dengan Kekuatan 4.1 SR

Kembali, ranah kepulauan Indonesia terkena bencana gempa bumi. Tepatnya di kota Tarakan, Kalimantan Utara. Gempa tersebut berkekuatan 4.1 SR dan terjadi pada dini kamis sekitar pukul 2 WITA.

Pusat Gempa Saat dilihat dari Peta

Titik koordinat pusat gempa antara 3,31 Lintang Utara dan 117,74 Bujur Timur dengan ke dalaman mencapai 110 km. Jarak sumber gempa dengan kota Tarakan hanya sekitar 17 km.

Dilihat dari peta shake map BMKG, gempa bumi yang terjadi ini akibat dari aktivitas sesar Maratua. Dan tidak terdeteksi adanya gempa susulan.

Saat gempa terjadi para warga berbondong keluar rumah, terlebih yang berada di sekitaran bibir pantai. Mereka khawatir gempa ini dapat menimbulkan bencana tsunami.
Pemandangan warga tarakan saat terjadi gempa dini hari
gambar ini  diambil oleh salah satu warga dengan ponsel pribadi.
"Walaupun getarannya hanya berlangsung secara singkat, tetapi memiliki kekuatan yang sangat kuat. Saat keluar dari rumah ternyata sudah ramai penduduk, jadi satu rusunpun heboh serta saling merasa was-was," ujar salah satu warga.